Mulat Sariro Hangroso Wani

Sumego10

Sekian banyak kata dan kalimat terbaca olehku, masih saja tetap belum kutemui pencapaian maksud yang sejati. Karena keterbatasan ukuran yang telah ditetapkan kepadaku menuntutku untuk terus belajar membaca apa yang terlihat oleh seluruh inderaku. Alangkah sombong aku apabila menelan bulat-bulat pendapat yang ada dikepalaku sementara aku dianugerahi alam kehidupan bersama individu-individu yang berwarna warni. Aku hanya ingin mulutku tetap tersenyum bersama hatiku dengan apapun kalimat yang kukejar dan yang menghampiriku. Ibarat sebuah Puzzle, kalimat tersusun dari sekian banyak perbendaharaan kata yang tergambar beraneka macam maksud dan tujuan sang perangkainya, objective subjective pemahamannya akan selalu muncul mengiringi pola pikir masing-masing individu. Proses kehidupan berbeda-beda, cara menerima dan menyimpulkannyapun belum tentu sama, sadar dan tidak aku terjebak dalam penjara buatanku sendiri.  Sesuatu yang ada dihati tidak semuanya bisa diungkapkan dengan sebuah susunan kalimat, saat sebuah keinginan kumaksudkan menjelaskan siapa aku, yang tertulispun belum tentu dapat mewakili yang terlintas hanya diamlah tunduklah, janganlah membohongi apa yang engkau tidak tahu semakin banyak engkau menerka-nerka semakin terlihat ketidakjujuranmu

4 responses to “Mulat Sariro Hangroso Wani

  1. urip iku mowor simbol, menyatu dengan simbol seperti juga kalimat & kata2.

  2. tiada yang bisa mengungkapkan bahasa rasa.. sungguh indah dan nikmat tanpa suara tanpa kata kata.. tiada akan terdefinisikan oleh akal dan pikir.. hanya bisa dirasakan dan di mengerti oleh jiwa jiwa yang merasakan..
    Salam Sayang
    Salam Rindu untukmu..😆
    ________________________________________
    Iya KangBoed… dibutuhkan jiwa yang tenang nan damai untuk memahami keadaan klo ndak begitu “perang urat syaraf” akan terus berlangsung, seperti Mas Tomy tulis diatas “Hidup Perlu SimboL” salah satunya untaian kata serta kalimat dalam penyampaian dan selebihnya kembali kepada “RECIEVER” penerima…bukan begitu KangBoed..?

    Salam Rindu penuh Cinta
    Best Wishis

  3. Belum saatnya

    Hanya hati nurani, kasih sayang dan keyakinan yang mampu merasakan keberadaan Sang Hyang Widi alias Sang Pencipta Alam atau jagad raya, yang telah bersemayam di hati sanubari sejak mahkluk hidup dilahirkan di dunia ini.

    Salam sejahtera untuk semua mahklhuk hidup.

    Sang Dewi……

  4. Terima kasih Sang Dewi atas ‘sumbangsihnya’ semoga semua hidup menghidupi dengan kasih sayang.

    Rahayu Sagung Dumadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s